Senin, 01 Juni 2015

MSI 10



B. FUNDAMENTALISME
1.      Mukhodimah :
GAP : - IDEALITAS : keinginan2 terbaik yang diharapakan
-    REALITAS
GAP berarti jurang. Jadi yang dimaksud dengan GAP diatas adalah tidak adanya kesamaan antara idealitas dengan realitas.
2.      Pada fundamentalisme GAP terjadi antara eksistensialisme (peran diri) dengan alienasi (orang yang terasing). Seseorang dapat teralienasi atau terasingkan disebabkan  karena faktor budaya yang berbeda dengan orang kebanyakan, faktor politik, dan faktor ekonomi.
3.      Jadi yang dimaksud dengan fundamentalisme adalah orang atau kelompok yang mengalami GAP.
4.      Salah satu persepektif menyebutkan bahwa fundamentalisme menjadi popular karena muncul gerakan milenial  (harapan pertolongan “dari langit” / mimpi indah dimasa datang)
5.      Fundamentalisme keagamaan dapat dilhat sebagia kritik terhadap kehidupan agma yang selama ini berkembang
6.      Adapun karakteristik yang menonjol pada fundamentalisme adalah skripturalisme (kitaby), yakni keyakinan secara harfiah terhadap kitab suci yang merupakan firman Tuhan dan dianggap tidak ada kesalahan.
7.      Oleh – oleh :
“Abrahamic Religions”
Nabi Ibrahim mempunyai 2 orang anak yang keduanya menjadi nabi. Yang pertama nabi Ishaq dan yang kedua nabi Ismail. Dari keturunan nabi Ishaq semuanya menjadi nabi. Salah duanya adalah nabi Musa dan nabi Isa. Nabi Musa membawa ajaran Yahudi dari golongan kaum Arya yang terkenal tegas dan keras. Dan nabi Isa dengan ajaran nasrani yang dikenal luank dalam berdakwah. Sedangkan dari keturunan nabi Ismail tidak ada yang menjadi nabi sampai lahirnya nabi Muhammad dengan membawa ajaran Islam .



Tidak ada komentar:

Posting Komentar