B.
FUNDAMENTALISME
1.
Mukhodimah :
GAP : - IDEALITAS : keinginan2
terbaik yang diharapakan
-
REALITAS
GAP
berarti jurang. Jadi yang dimaksud dengan GAP diatas adalah tidak adanya
kesamaan antara idealitas dengan realitas.
2.
Pada
fundamentalisme GAP terjadi antara eksistensialisme (peran diri) dengan
alienasi (orang yang terasing). Seseorang dapat teralienasi atau terasingkan
disebabkan karena faktor budaya yang
berbeda dengan orang kebanyakan, faktor politik, dan faktor ekonomi.
3.
Jadi yang
dimaksud dengan fundamentalisme adalah orang atau kelompok yang mengalami GAP.
4.
Salah satu
persepektif menyebutkan bahwa fundamentalisme menjadi popular karena muncul
gerakan milenial (harapan pertolongan “dari langit” / mimpi
indah dimasa datang)
5.
Fundamentalisme
keagamaan dapat dilhat sebagia kritik terhadap kehidupan agma yang selama ini
berkembang
6.
Adapun
karakteristik yang menonjol pada fundamentalisme adalah skripturalisme (kitaby), yakni keyakinan secara harfiah
terhadap kitab suci yang merupakan firman Tuhan dan dianggap tidak ada
kesalahan.
7.
Oleh – oleh :
“Abrahamic
Religions”
Nabi Ibrahim mempunyai 2 orang anak
yang keduanya menjadi nabi. Yang pertama nabi Ishaq dan yang kedua nabi Ismail.
Dari keturunan nabi Ishaq semuanya menjadi nabi. Salah duanya adalah nabi Musa dan
nabi Isa. Nabi Musa membawa ajaran Yahudi dari golongan kaum Arya yang terkenal
tegas dan keras. Dan nabi Isa dengan ajaran nasrani yang dikenal luank dalam
berdakwah. Sedangkan dari keturunan nabi Ismail tidak ada yang menjadi nabi
sampai lahirnya nabi Muhammad dengan membawa ajaran Islam .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar